Subjective Well-being in Broken Home Individual: A Case Study in Ambon

Barsyelina Cristy Kona, Yulius Yusak Ranimpi, Simon Pieter Soegijono,




Abstract

The problem and purpose of this study is to describe subjective well-being towards broken home individuals. The subjects in this study were only one criteria, who is individual were victims of divorce for more than ten years. The research method used is qualitative research with case study design. The type of qualitative approach used is descriptive phenomenology. Data collection techniques used are structured interviews and observation. Data analysis techniques used data reduction, data display, and conclusion drawing verification. Tools and materials in this study used pens, books, recording devices (tape recorder). Based on the results of the study, it can be concluded that (1) life satisfaction, (2) negative impacts, (3) expectations, (4) need fulfillment, affect subjective-well being towards broken home individuals.

Save to Mendeley



Keywords

Family function, subjective well-being, the impact of divorce on children.

Full Text:

PDF

References

Astuti, Y., dan Anganthi, N. R. N. (2016). Subjective Well-Being Pada Remaja Dari Keluarga Broken Home. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 17, No. 2,, 161-175.

Amalia, L. (2011). Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja. Kodifikasia, Volume 5 No. 1.

Dewi, P. S., dan Utami, M. S. (2008). Subjective Well-Being Anak Dari Orang Tua Yang Bercerai. Jurnal Psikologi Volume 35, NO. 2, 194 - 212.

Dariani, S. (2016). Relasi Pertetanggaan Pada Remaja Usia Sekolah Menegah Atas (SMA) Di Yogyakarta. Yogyakarta: Perpustakaan Pusat UGM.

Hutagalung, S. (2015). Tiga Dimensi Dasar Relasi Manusia Dalam Kehidupan Sosial. Jurnal Koinonia, Volume 10, Nomor 2.

Habibahi, U., Aisyiyah, N., Ningrum, L. I. (2012). Studi Tentang Status Perkawinan Mahasiswa Reguler Pgsd Tegal Hubungan Dengan Prestasi Akademik. Journalof Elementary Education 1 (1).

Here, S. v., & Priyanto, P. H. (2014). Subjective Well-Being Pada Remaja Ditinjau Dari Kesadaran Lingkungan. Psikodimensia Vol. 13.

Heryanto. (2016). Pembinaan Keluarga Broken Home. Jurnal Edueksos Volume V No 1,.

Kartono, K. (2010). Psikologi Wanita Jilid 2 : Mengenal Wanita sebagai ibu dan Nenek. Bandung : Mandar Maju

KW, S., Rozano, D., dan Utami, T. S. (2016). Pengaruh Broken Home Terhadap Perilaku Agresif. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling.

Magdalena, D. (2016). Komitmen Untuk Menikah Pada Individu Dewasa Yang Orang Tuanya Mengalami Perceraian Disertai Kerkerasan. Salatiga: Psikologi,Universitas Kristen Satya Wacana.

Mawarsih, S. E., Susilaningsih, dan Hamidi, N. (2013). Pengaruh Perhatian orang Tua Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri Jumapolo. JUPE UNS.

Muliana., Ahmad, A., dan Yuhasriati. (2016). Perkembangan Perilaku Anak Dari Keluarga Yang Bercerai Di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini.

Rozano dkk. (2016). Pengaruh Broken Home Terhadap Perilaku Agresif. Jurnal Penelitian Tindakan, Bimbingan dan Konseling Vol. 2 no. 1:38-42. Tegal. Universitas Pancasakti.

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitaf, Kualitatif dan R & D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sugiarto, E. (2015). Menyusun Proposal Penelitian Kuanlitatif: Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Suaka Media.

Safitri, A. H. (2013). Studi Deskriptif Tingkat Harapan Pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto Repository Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Taufik. (2010). Psikologi untuk Kebidanan dari Teori ke Praktek.Surakarta: Eastview

Tanaem, L. D. (2015). Kajian Trauma Psikososial Anak Karena Perceraian Orang Tua. Universitas Kristen Satya Wacana.

Utami, Y. R. (2014). Peran Orang Tua Terhadap Penanaman Nilai Kejujuran Anak Dalam Lingkungan Masyarakat Di Dusun I dan II Desa Teba Jawa Kabupaten Pesawaran Tahun 2013. Lampung: Digital Repositiry Unila.

Ulpatusalicha. (2009). Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan emosional anak (studi kasus didesa Pengauban Kec. Lekea Indramayu). Skripsi yang tidak diterbitkan. Yogyakarta : Fakultas Fakultas Tarbiyah, Uin Sunan Kalijaga.

Wirdhana dkk (2015). Buku Pegangan Kader Tentang Bimbingan dan Pembinaan Keluarga Remaja. Jakarta : BKK


DOI: https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1771

Article Metrics

Abstract viewed : 20 times
PDF files downloaded : 7 times

Print ISSN : 1411-6073 | online ISSN : 2579-6321 View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.