PENGARUH PELATIHAN BERPIKIR POSITIF TERHADAP DEPRESI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

Aji Prayoga Marthan, George Hardjanta, Erna Agustina Yudiati,




Abstract

Individu yang menderita diabetes mellitus mengalami banyak perubahan dalam hidupnya mulai dari pengaturan pola makan, harus patuh kepada treatment pengobatan, kondisi tubuh yang menjadi mudah lemas, dan hal tersebut harus terjadi sepanjang hidupnya. Perubahan dalam hidup tersebut membuat penderita diabetes mellitus menunjukkan beberapa reaksi psikologis yang negatif seperti marah, merasa tidak berguna, kecemasan yang meningkat, stres dan berujung pada depresi. Tujuan penelitian ini adalah menurunkan depresi pada penderita diabetes mellitus dengan menggunakan pelatihan berpikir positif. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan Experiment Single Case Design. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang dewasa penderita diabetes mellitus yang mengalami depresi dan tidak sedang mengikuti pelatihan atau terapi psikologi lainnya. Pengumpulan data menggunakan BDI (Beck Depression Inventory). Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpikir positif dapat menurunkan depresi pada penderita diabetes mellitus yang mengalami depresi.

Kata kunci: Pelatihan berpikir positif, Depresi dan Diabetes Mellitus

Save to Mendeley

Save to Mendeley



Keywords

Kata kunci: Pelatihan berpikir positif, Depresi dan Diabetes Mellitus

Full Text:

PDF

References

Albrecht, K. 1980. Brain Power: Learn to Imrove Your Thinking Skills. Prentiece Hall, Inc., New York.

American Diabetic Association, (2004). Classification of diabetes. Available from: http://www.diabetes.org/

Anderson, R., Clouse, R., Lustman, P. (2001). The prevalence of comorbid depression in adults with diabetes. Epidemiologi/ Health Service/ Psychological Research.

Anne Engum, Arnstein, M., Kristian, M. (2005). Depression and diabetes. . Epidemiologi/Health Service/ Psychological Research. Azwar, S. 1998. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beck, A. T. (1985). Depression: Causes and Treatment. Philadelphia: University of Pennsylvania Press.

Brunner & Suddarth. (2002). Text Book of Medical-Surgical Nursing. EGC. Jakarta

Burns, D.D. (1988). Terapi Kognitif: Pendekatan Baru Bagi Penanganan Depresi (terjemahan: Santosa). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Cohen S., Syme S.L. (1985) Issues in the application and study of social support. In: Cohen S., Syme S.L., (eds). Social Support and Health.

Orlando, FL: Academic Press, pp. 3-22 Culbertson, F. M. (1997). Depression and gender: An international review. American Psychologist,52, 2531.

Frankl, V. E (1985). Mans search for meaning. An introduction to logotherapy. New york.

Simon & Schuster. Inc Geers, A. L., Wellman, J. A., Seligman, D. L., Wuyek, L. A., & Neff, L. A. (2009). Dispositional optimism, goals, and engagement in healthtreatment programs. Journal of Behavioral Medicine.

Baltimor. USA Goldney, R. D., Fisher, L. J., Phillips, P. J., Wilson, D. H. (2004). Diabetes, depression, and quality of life. Epidemiology / Health Services / Psychosocial Research. Australia.

Groot, M., Anderson, R., Freedland, K. (2001). Association of depression and diabetes complications. American Psychosomatic Society.

Hoffart, A., Sexton, H (2001). The role of optimism in the process of schema-focused cognitive therapy of personality problems. Behaviour Research and Therapy. Reserch Institute, Modum Bad, 3370 Vikersund. Norway.

Humes, H David. Kelleys (2000). Textbook of Internal Medicine 4th Edition. Lippincott Williams & Wilkins Publishers.

Hurlock, E. B. (1980), Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Jakarta: Airlangga

Kaplan & Sadocks. (1985). Synopsis of Psychiatry: Behavioral Sciences/Clinical Psychiatry

Baltimore: Lippincoet Williams & Wilkins Kumar, P., Clark, M., (2005). Kumars & Clark Clinical Medicine. 7th ed. Elsevier Saunders. London.

Kusumanto, R., Iskandar, Y., (1981). Depresi: Suatu problema Diagnosa dan Terapi Pada Praktek Umum. Jakarta: Yayasan Dharma Graha

Lubis, U.D. (2009). Hallo Depresi (online). http:/ /www.kompas.com/kompas -cetak/ 0405/21/ muda/1036340.htm

Maslim,Rusdi. Buku saku Diagnosis gangguan jiwa rujukan ringkas dari PPDGJ-III.Jakarta: Bagian ilmuKedokteran JiwaFK Unika Atma Jaya, 2001

McCarty, C., Violette, H., McCauley, E. (2010). Feasibility of the positive thoughts and actions prevention program for middle schoolers at risk for depression. Research Article. Seattle.

Nolen-Hoeksama, S., & Girgus, J. S. (1994). The emergenceof gender differences in depression in adolescence. Psychological Bulletin

Peale, N. V., (1996). Berfikir Positif. Jakarta: Binarupa Aksara

Pratiwi, A.D. (2007). Epidemiologi, program penanggulangan, dan isu mutakhir diabetes mellitus. Diakses dari http://perkeni.net/old/ index.php?page=jurnal_view&id=60 Rice P.L. (1999) Stress and Health, 3rd Edition, Brookes/Cole.

Santrock, J.W. (2004). Life Span Development. New York: Mc Graw Hill Scioli,

A., Chamberlin, C. M., Samor, C., Lapointe, A. (1997). A Prospective Study of Hope, Optimism, and Health. Psychological Reports. University of New Hampshire.

Seligman, M.E.P. (1975). Helplessness: On Depression, Development, and Death. San Francisco

W.H. Freeman Seligman, M. E. P. (2006). Learned Optimism. New York: Alfred A. Knopf Publishers

Shahab, A. (2006). Diabetes Mellitus di Indonesia. Dalam : Aru W, dkk, editors, Ilmu Penyakit Dalam, Jilid III, Edisi 4., Jakarta: FK UI.

Sunanto, J., Takeuchi, K. & Nakata, H. (2005). Pengantar Penelitian Dengan Subyek Tunggal. Tokyo: University of Tsukuba.

Susetyo, Y.F. (2001). Efektivitas Pelatihan Berfikir Positif terhadap Reduksi Agresi Reaktif pada Remaja. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Tarigan, C., Julita., (2003). Perbedaan Depresi Pada Pasien Dispepsia Fungsional dan Dispepsia Organik. Diakses dalam http://www.usu.go.id.

Watkins, P. J., (2000). Diabetes and its Management. Blackwell Publishing, Massachusetts, USA.

Yanita, A, dan Zamralita. 2001. Persepsi Perempuan Primipara Tentang Dukungan Suami Dalam Usaha Menanggulangi Gejala Depresi pascasalin. Phronesis. Vol.3

Yosep, I., 2009. Keperawatan Jiwa. Edisi Revisi. Bandung : PT Refika Aditama.

Article Metrics

Abstract viewed : 246 times
PDF files downloaded : 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats