2013
Vol 11, No 1 (2013)
Jurnal Tesa Arsitektur edisi Juni 2013 ini ada perubahan sampul dan ukuran agar tampilan jurnal lebih sesuai dengan ketentuan.
Topik tentang human settlement, menampilkan judul pengaruh mitos pada bentukan ruang bermukim di desa Ngadas Malang, struktur ruang permukiman suku Atoni di Kabupaten Timor Tengah Utara, pola pembagian lahan pekarangan di rumah tradisional Jawa berdasarkan pembagian warisan, desain rumah Heinz Frick yang ramah lingkungan dan terjangkau, dan peran balkon pada rumah susun dan apartemen, Kami berharap kajian-kajian di atas dapat memberikan wawasan bagi pembaca.
Selamat membaca
Topik tentang human settlement, menampilkan judul pengaruh mitos pada bentukan ruang bermukim di desa Ngadas Malang, struktur ruang permukiman suku Atoni di Kabupaten Timor Tengah Utara, pola pembagian lahan pekarangan di rumah tradisional Jawa berdasarkan pembagian warisan, desain rumah Heinz Frick yang ramah lingkungan dan terjangkau, dan peran balkon pada rumah susun dan apartemen, Kami berharap kajian-kajian di atas dapat memberikan wawasan bagi pembaca.
Selamat membaca
2012
Vol 10, No 1 (2012)
Jumal Tesa Arsitektur yang mengambil spesialisasi tentang Arsitektur Rumah Tinggal, pada edisi Juni 2012 ini dimuat enam artikel. Tiga judul pertama membahas tentang tipologi dan morfologi arsitektur rumah tinggal, yaitu tentang tipologl bangunan rumah tinggal adat Sunda di Kampung Naga Jawa Barat; perubahan morfologi rumah tinggal di Kampung Arab Kota Malang; tipologi ragam hias rumah tinggal keluarga Bakri Zaed di Baluwarti Surakarta. Bahasan selanjutnya berkaitan erat dengan aspek adat istiadat masyarakat, yaitu tentang pela hun ian tempat tinggal masyarakat Tengger di Oesa Wenekitri, Kabupaten Pasuruan; dan pengaruh mazhab Yin Yang pada arsitektur rumah tinggal kune China di lasem. Hal lain yang melengkapi ada satu artikel tentang kajian awal terhadap kondisi pencahayaan alami pada bangunan rumah limas. Kami berharap kajian-kajian di atas dapat menambah wawasan bagi pembaca.
Selamat membaca.
Selamat membaca.




