STUDI KUAT TEKAN BATAKO RAMAH LINGKUNGAN (ECO-BRICK) DENGAN KOMPOSIT MATERIAL SAMPAH KONSTRUKSI DAN SAMPAH STEROFOAM (Study of Compressive Strength of Environmentally Friendly Brick (Eco-brick) with Composite Materials of Construction and Styrofoam Waste)

Sudarman Sudarman, Ratriana Said, Nuryuningsih Nuryuningsih, Mayyadah Syuaib

Abstract


Salah satu isu utama yang menjadi fokus pembahasan masyarakat dunia saat ini adalah isu pemanasan global. Penyebab terjadinya pemanasan global sendiri adalah penggunaan energi yang terlalu besar sehingga menyebabkan munculnya efek rumah kaca dan dunia konstruksi menjadi salah satu penyumbang efek rumah kaca terbesar setelah dunia industri dan kendaraan. Konstruksi berkelanjutan adalah upaya dalam menekan penggunaan energi dalam proses konstruksi, salah satu bentuknya adalah dengan menggunakan material bangunan yang ramah terhadap lingkungan seperti pengembangan eco-brick. Penelitian yang dilakukan berupa pengembangan eco-brick dengan memanfaatkan limbah konstruksi dan limbah sterofoam sebagai bahan penyusun eco-brick. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pengujian laboratorium berupa uji tekan dengan membandingkan kuat tekan antara material eco-brick yang dikembangkan dengan material serupa yang telah lebih dahulu banyak digunakan masyarakat untuk konstruksi dinding seperti batu bata dan bata ringan. Komposisi dari pembuatan eco-brick sendiri terdiri dari semen 20%, pasir 20%, limbah konstruksi 40%, dan Sterofoam 20%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tekan maksimum dari eco-brick yang dikembangkan rata-ratanya adalah 55.83 kN, batu bata rata-ratanya 196.3 kN, dan bata ringan rata-ratanya 30 kN. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa eco-brick layak untuk nantinya bisa menjadi alternatif untuk dimanfaatkan pada konstruksi dinding. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi inovasi pengambangan material dinding yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan ekonomis namun bermutu tunggi.


Keywords


pemanasan global; konstruksi berkelanjutan; eco-brick

References


Abdulhalim., Riman., Irawan, D., & Cakrawala, M. (2015). Pemanfaatan Limbah Sterofoam dalam Pembuatan Material Dinding Bangunan. Widya Teknika, 23(2), 1-5.

Aryani, A. N. (2018). Ekobrik, Seni Memanfaatkan Sampah Plastik. Pikiran Rakyat. https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-

barat/2018/02/16/ekobrik-seni-memanfaatkan-sampahplastik-419645

BSN. (1996). SNI 03-4164-1996: Metode Pengujian Kuta Tekan Dinding Pasangan Bata Merah di Laboratorium. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

BSI Standards Publication. (2011). BS EN 772-1-2011: Methods of test for masonry units. Part 1: Determination of compressive strength.

Ervianto, W. I. (2019, February). Pengelolaan infrastruktur berdasarkan isu berkelanjutan di Indonesia. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain dan Aplikasi Bisnis Teknologi, 2, 574-581).

Firmawam, F. (2023). Karakteristik dan Komposisi Limbah (Construsction Waste) pada Pembangunan Proyek Konstrusksi. Majalah Ilmiah Sultan Agung 50(127), 35-44.

Sunstar. (2018). “First ecobrick hub seen to reduce plastic pollution”. Diakses 19 September 2023.

https://www.sunstar.com.ph/manila/business/first-ecobrick-hub-seen-to-reduce-plastic-pollution

Gunawan, K., & Raharjo, S. (2011). Pemanasan global memicu intensitas gempa bumi di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Kebumian 2011. 1-58-1-64.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang pembangunan berkelanjutan. Lembaran Negara RI Tahun Tambahan Lembaran. Sekretariat Negara. Jakarta.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 yang tentang Pengolahan Sampah. Lembaran Negara RI Tahun Tambahan Lembaran. Sekretariat Negara. Jakarta.

Jurizat, A., & Ramadhan, T. (2020). Embodied Energy pada Dinding Bambu Anyaman dan Plester. Jurnal Arsitektur ZONASI, 3(2), 178-191.

Lubis, F. A. S. (2021). Ecobrick Sebagai Solusi Dinding Nonstruktural Ramah Lingkungan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(2), 97-106.

Pertiwi, N. (2017). Implementasi Sustainable Development di Indonesia. Bandung: Pustaka Ramadhan.

Santoso, N. (2015, November 04). Kebakaran Hutan Gambut & Global Warming. https://nasional.sindonews.com/read/1058676/18/kebakaran-hutan-gambut globalwarming-1446577496/

Sari, J. L., Garninda, L. O. I., Kurniawan, M. K., Pangaribowo, D. R., & Mirianah, M. (2014). Pengolahan Limbah Stryofoam dengan Agen Biologi Pseudomonads. Proceeding Competition Students Scientific Period 2014, 13-23.

https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/4707/2/PROS_%20Jayanti%20LS%2c%20Lenni%20OIG%2c%20MK%20Kurniawan%2c%20Dimas%20

RP%2c%20Mita%20M_Pengolahan%20Limbah%20Stryofoam_fulltext.pdf

Widiyasari, R., Zulfitria, Z., & Fakhirah, S. (2021, November). Pemanfaatan Sampah Plastik dengan Metode Ecobrick sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1-10.

Zaldya, I. Z., & Shaffa, F. (2020). Dampak Keputusan Pemberian Izin Lingkungan oleh Pejabat Pemberi Izin terhadap Pembangunan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan. Padjadjaran Law Review, 8(2), 52-66.




DOI: https://doi.org/10.24167/tesa.v21i2.10706

ISSN 1410-6094 (Print) | ISSN 2460-6367 (Media Online) | View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.