Penyebarluasan Pesan Toleransi: Analisis Isi Konten Instagram #Meyakinimenghargai

Yohanes Thianika Budiarsa

Abstract


Perkembangan internet menimbulkan sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah pandangan intoleransi yang berkembang di kalangan anak muda yang mengakses topik-topik keagamaan melalui internet. Situasi tersebut mendorong sejumlah pihak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan. Di Indonesia, kelompok aktivis perdamaian menginisiasi aksi kolektif secara online untuk mengampanyekan toleransi melalui media sosial. Salah satu kampanye sosial tersebut adalah kampanye toleransi di Instagram melalui tagar #meyakinimenghargai. Kendati topik intoleransi selalu relevan menjadi bahan kajian, tetapi belum ditemukan studi yang berfokus pada analisis pesan Instagram dalam menyebarluaskan pesan toleransi. Mengingat hal tersebut, studi ini dimaksudkan untuk menginvestigasi tipe pesan yang disebarkan oleh pegiat perdamaian dalam mengampanyekan toleransi melalui tagar #meyakinimenghargai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya ditemukan akun personal di Instagram mendapatkan lebih banyak engagement dibandingkan akun organisasi. Dari sisi sentimen, lebih dari separuh postingan (61,7%) terindikasi secara eksplisit atau implisit memperoleh respons positif. Tipe pesan yang paling banyak dibagikan adalah pernyataan (statement) (56,8%) yang mendokumentasikan partisipasi peserta kampanye dalam berbagai forum atau kegiatan yang mempromosikan perdamaian dan toleransi. Selain tipe pesan, ditemukan bahwa sebagian besar aktivis perdamaian mengaitkan konten yang mereka unggah dengan afiliasi organisasi (93,8%). Selain menggunakan tagar #meyakinimenghargai, para aktivis perdamaian juga menyematkan tagar lain pada konten mereka. Dari total 216 tagar yang juga disematkan oleh peserta kampanye, terbanyak atau sekitar 27,0% menunjukkan kesesuaian dengan tema inklusivitas (inclusiveness).

Keywords


kampanye sosial; toleransi; analisis isi

Full Text:

PDF

References


APJII, A. (2020). Laporan Survei Internet APJII 2019–2020 (Q2). Indonesia Survey Center.

Arindita, R., & Hartanto, H. P. (2018). Political Marketing Politisi Perempuan di Media Sosial (Analisis Retorika Publik pada Akun Instagram @puti_soekarno). Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna, 14(2), 120-141.

Bennett, WL & Segerberg, A. (2011). Digital media and the personalization of collective action. Information Communication and Society, 14(6), 770-799.

Ben Taleb, Z, Laestadius, LI, Asfar, T, Primack, BA & Maziak, W. (2019). #Hookahlife: The rise of waterpipe promotion on Instagram. Health Education & Behavior, 46(1), 106- 113.

Bimber, BA, Flanagin, AJ & Stohl, C. (2012). Collective Action in Organizations: Interaction and Engagement in an Era of Technological Change, Communication, Society and Politics. Cambridge University Press.

boyd, d. (2010). Social network sites as networked publics affordances, dynamics, and implications. Dalam Z. Papacharissi (ed.), A Networked Self: Identity, Community, and Culture on Social Network Sites (hlm. 39-58). Routledge.

Brand24 (nd). What kind of data do we collect? Brand24 Blog. https://help.brand24.com/en/articles/5336368-what-kind-of-data-do-we-collect.

Bucher, T. and Helmond, A. (2018). The affordances of social media platforms. Dalam J. Burgess, et al. (eds), The SAGE Handbook of Social Media (hlm. 233-253). SAGE Reference.

Christianto, E., Sidik, A., & Goenawanf, F. (2019). Analisis Isi Electronic Word of Mouth pada Posting Instagram@ aogmsyouth. Jurnal e-Komunikasi, 7(2).

Convey Indonesia. (2019a). Menteri Agama meluncurkan tagar #meyakinimenghargai bersama milenial di festival #meyakinimenghargai. Diakses 12 April 2022, dari https://conveyindonesia.com/id/menteri-agama-meluncurkan-tagar-meyakinimenghargai-bersama-milenial-di-festival-meyakinimenghargai/.

Convey Indonesia. (2019b). Anak milenial Jakarta deklarasikan anti ekstremisme dan radikalisme. Diakses 12 April 2022, dari https://conveyindonesia.com/id/anak-milenial-jakarta-deklarasikan-anti-ekstrimisme-dan-radikalisme/.

Damastuti, R. (2022). Membedah Feeds Instagram Produk Skincare Lokal (Analisis Isi Kuantitatif Akun Instagram Avoskin). Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, 5(2), 189-199.

Darmawan, C. M., Tjahjo, J. D. W., & Tjahyana, L. J. (2021). Analisis Brand Personality dalam Co-branding Dear Me Beauty di Instagram. Jurnal e-Komunikasi, 9(2).

Devi, A., Hidayah, U. D., Al Barudin, M., & Parwati, D. (2021). Analisis Isi Pesan Dakwah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Melalui Media Sosial Instagram. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, 5(1), 141-164.

Elo, S & Kyngäs, H. (2008). The qualitative content analysis process. Journal of Advanced Nursing (Wiley-Blackwell), 62(1), 107-115.

Frost & Sullivan. (2018). Digital market overview: Indonesia. Diakses 12 April 2022, dari https://www.frost.com/files/3115/2878/4354/Digital_Market_Overview_FCO_Indonesia_25May18.pdf.

Gibbs, M, Meese, J, Arnold, M, Nansen, B & Carter, M. (2015). # Funeral and Instagram: death, social media, and platform vernacular. Information, Communication & Society, 18(3), 255-268.

Halpern, D & Gibbs, J. (2013). Social media as a catalyst for online deliberation? Exploring the affordances of Facebook and YouTube for political expression. Computers in Human Behavior, 29(3), 1159-1168.

Hayes, RA, Carr, CT & Wohn, DY. (2016). One click, many meanings: Interpreting paralinguistic digital affordances in social media. Journal of Broadcasting and Electronic Media, 60(1), 171-187.

Hendra, M. D., & Yuliardiana, F. (2021). Media Sosial Instagram Sebagai Media Dakwah (Analisis Isi Konten Pada Akun@ kpopers. hijrah). Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 11(1), 40-54.

Highfield, Tim & Leaver, Tama. (2015). A methodology for mapping Instagram hashtags. First Monday, 20(1).

Karsa, S. A., Goenawan, F., & Monica, V. (2020). Jenius vs Digibank: Analisis Isi Proses Komunikasi Pemasaran Instagram Digital Banking di Indonesia. Jurnal e-Komunikasi, 8(2).

Kemp, S. (2018). Digital 2018 Indonesia. Diakses 12 April 2022, dari https://datareportal.com/reports/digital-2018-indonesia.

Kemp, S. (2019). Digital 2019: Global digital overview. Diakses 12 April 2022, dari https://datareportal.com/reports/digital-2019-global-digital-overview.

Kurniari, P. I., Yoanita, D., & Tjahyana, L. J. (2021). Analisis Isi Aktivitas Sharenting Yang Dilakukan Oleh Single Mothers di Instagram. Jurnal e-Komunikasi, 9(2).

Laestadius, L. (2016). Instagram. Dalam L. Sloan and A. Quan-Haase (eds), The SAGE Handbook of Social Media Research Methods (hlm. 573-592). SAGE.

Laestadius, LI, Wahl, MM & Cho, YI. (2016). #Vapelife: An exploratory study of electronic cigarette use and promotion on Instagram. Substance Use & Misuse, 51(12), 1669-1673.

Latzko-Toth, G, Bonneau, C & Millette, M. (2016). Small data, thick data: Thickening strategies for trace-based social media research. Dalam L. Sloan and A. Quan-Haase (eds) The SAGE Handbook of Social Media Research Methods (hlm. 199-214). SAGE.

Margetts, H, John, P, Hale, SA & Yasseri, T. (2016). Political Turbulence: How Social Media Shape Collective Action. Princeton University Press.

Monica, C., Goenawan, F., & Monica, V. (2020). Analisis Isi Electronic Word of Mouth Pada Akun Instagram Tous Les Jours Indonesia. Jurnal e-Komunikasi, 8(2).

O’Riordan, S., Feller, J. and Nagle, T. (11-13 Juni 2012). Exploring the affordances of social networking sites: An analysis of three networks [Conference session]. ECIS 2012: 20th European Conference on Information Systems, Barcelona, Spanyol. https://aisel.aisnet.org/ecis2012/177.

Perdana, A. B., & Sagita, V. A. (2021). Kebijakan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar: Analisis Tekstual pada akun instagram@ IDNTimes. Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan, 25(1), 1-11.

Poell, T & van Dijck, J. (2018). Social media and new protest movements. Dalam J. Burgess, AE, Marwick & T. Poell (eds) The SAGE Handbook of Social Media (hlm. 546-561). SAGE Reference.

Pratiwi, P. S., Seytawati, M. P., Hidayatullah, A. F., Ismail, I., & Tafsir, T. (2021). Moderasi Beragama dan Media Sosial (Studi Analisis Konten Instagram & Tik-Tok). Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 6(1), 83-94.

Ramadanty, S. (2014). Penggunaan komunikasi fatis dalam pengelolaan hubungan di tempat kerja. Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 1-12.

Rosari, R. B., Vidyarini, T. N., & Monica, V. (2020). Studi Komparasi: Analisis Isi City Branding pada Akun Instagram @surabaya, @humasbdg, dan @semarangpemkot. Jurnal e-Komunikasi, 8(2).

Ruru, G. P., Sidik, A., & Goenawan, F. (2018). Analisis Isi Electronic Word of Mouth Pada Posting Instagram@ garuda. indonesia. Jurnal e-Komunikasi, 6(2).

Sanjulya, L., Vidyarini, T. N., & Monica, V. (2020). Studi Komparatif: Analisis Isi Pesan Komunikasi Pemasaran Melalui Instagram (Indihome vs First Media). Jurnal e-Komunikasi, 8(2).

Saputra, R, E. (2018). Api dalam sekam: Sikap dan keberagamaan gen z, Jakarta. Diakses 12 April 2022, dari https://conveyindonesia.com/publication/convey-report/.

Schreier, M. (2013). Qualitative content analysis. Dalam U. Flick (ed.), The SAGE Handbook of Qualitative Data Analysis (hlm. 170-183). SAGE.

Setara Institute. (2016). Laporan survei toleransi siswa SMA Negeri di Jakarta & Bandung Raya, Jakarta. Diakses 12 April 2022, dari http://setara-institute.org/wp-content/uploads/2016/05/2016_Mei-24_Presentasi-Laporan-Survei-Toleransi-Siswa-2016.pdf.

Solehah, Mar’atus. (2019). Pesan Dakwah Atas Problematika Kemiskinan di Media Sosial: Analisis pada Akun Instagram Ustadz Adi Hidayat. Jurnal Manajemen Dakwah, 5(1), 39-53.

Sunarwan, W., & Surlia, S. P. (2021). Strategi Pencitraan Politik Capres Jokowi Melalui Instagram: Sebuah Analisis Konten Kualitatif. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(01), 18-33.

Surijah, E. A., Kirana, C. T., Wahyuni, N. P. J. D., Yudi, P. C., & Astini, N. K. B. (2017). Membedah Instagram: Analisis Isi Media Sosial Pariwisata Bali. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(1), 1-17.

Tanisang, M. D., Vidyarini, T. N., & Monica, V. (2019). Studi Komparatif: Analisis Isi Pesan Pada Posting Instagram E-commerce di Indonesia. Jurnal E-Komunikasi, 7(2).

Triyono, A., & Marhuda, N. K. (2020). Studi Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Media Sosial Instagram@ dakwah_tauhid. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 50-67.

UNESCO. (2016). Internet and the radicalization of youth: Preventing, acting and living together. Diakses 12 April 2022, dari https://en.unesco.org/ConfQcUNESCO/home#:~:text=During%20the%20international%20conference%20%22Internet,radicalization%20of%20youth%20leading%20to.

Zheng, Y & Yu, A. (2016). Affordances of social media in collective action: The case of Free Lunch for Children in China. Information Systems Journal, 26(3), 289-313.




DOI: https://doi.org/10.24167/jkm.v2i2.4590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




e-ISSN : 2746-8364 | View My Stats