IMPLEMENTASI INTEGRATED FARMING SYSTEM DI KAWASAN PERDESAAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG
Abstract
Sistem pertanian tradisional yang berfokus pada monokultur menghadapi tantangan signifikan berupa kerentanan terhadap risiko panen, fluktuasi harga, dan input eksternal yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, perlu dilakukan penelitian terkait Integrated Farming System dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana Integrated Farming System (IFS) telah diterapkan di Kawasan Perdesaan Getasan, serta strategi optimalisasinya dengan mengkaji implementasi dan potensi IFS sebagai solusi pembangunan perdesaan yang holistik dan berkelanjutan di Kawasan Perdesaan Getasan. Melalui pendekatan deskriptif kualitif, penelitian ini menganalisis kondisi eksisting di delapan desa yang masuk dalam Kawasan Perdesaan Getasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IFS di kawasan ini telah dilakukan melalui berbagai aksi nyata, seperti pemanfaatan kotoran ternak khususnya sapi dan limbah sayur untuk biogas dan pupuk organik, penguatan kapasitas sumberdaya manusia petani dan peternak, serta integrasi kegiatan pertanian dan peternakan yang sudah menjadi praktik yang umum dilakukan di semua desa di Kawasan Perdesaan Getasan, namun terdapat kendala berupa lemahnya koordinasi dan manajemen sumber daya manusia di beberapa desa. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa IFS memiliki potensi besar untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan lingkungan di Kawasan Perdesaan Getasan. Untuk mengoptimalkannya, disarankan adanya penguatan kelembagaan, diversifikasi pemasaran produk olahan, dan pemberdayaan pemuda untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam pengembangan desa. Dengan demikian, sistem pertanian terpadu dapat menjadi pendorong utama untuk menciptakan kawasan perdesaan Getasan yang mandiri dan sejahtera.
Keywords
integrated farming system, Kawasan Perdesaan Getasan, kemandirian desa, sejahtera
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.24167/praxis.v8i2.14367
View My Stats | ISSN 2622-9137 (media online)


