PROFIL SINDROM DISPEPSIA PADA KARYAWAN RS WIRA SAKTI KUPANG

I Putu Tude Rangga Prawira, Eviana Budiartanti Sutanto, Mayang Setyaningsih

Abstract


Latar Belakang: Sindrom dispepsia merupakan gangguan gastrointestinal yang sering terjadi pada tenaga kesehatan dan kerap dikaitkan dengan perilaku gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan konsumsi kopi. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang tidak konsisten terkait hubungan kedua faktor tersebut dengan kejadian dispepsia, teutama pada populasi karyawan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku merokok dan konsumsi kopi terhadap kejadian sindrom dispepsia pada karyawan rumah sakit.      

Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 180 karyawan rumah sakit di Kota Kupang, Indonesia, yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Perilaku merokok diukur menggunakan Indeks Brinkman, sedangkan konsumsi kopi dinilai berdasarkan frekuensi konsumsi. Sindrom dispepsia ditentukan menggunakan kuesioner self-report yang diadaptasi dari kriteria Rome IV. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 32,8% responden mengalami sindrom dispepsia dan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok (p = 0,002) dan konsumsi kopi (p = 0,006) dengan kejadian sindrom dispepsia. Perilaku merokok dan konsumsi kopi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian sindrom dispepsia pada karyawan rumah sakit. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat di lingkungan kerja.


Keywords


sindrom dispepsia; merokok; konsumsi kopi; karyawan rumah sakit; gaya hidup

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24167/jpb.v4i2.15231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pranata Biomedika | e-ISSN : 2828-1233