PROFIL KELAINAN RADIOLOGI OSTEOARTRITIS LUTUT DI GROBOGAN JAWA TENGAH
Abstract
Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama disabilitas dengan 595 juta kasus global dan 713.783 kasus di Indonesia. RS Panti Rahayu Grobogan mencatat peningkatan kunjungan OA lutut dari 4.993 (2021) menjadi 8.939 (2023). Karakteristik penduduk Grobogan yang mayoritas bekerja di sektor fisik berat sehingga memberikan beban mekanik berlebih pada sendi lutut dan berpotensi mempercepat terjadinya osteoartritis. Variasi IMT diduga berpengaruh terhadap derajat keparahan OA, sehingga penting diteliti hubungannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan indeks massa tubuh dengan gambaran kelainan radiologi osteoartritis di Rumah Sakit Panti Rahayu Grobogan.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dari data sekunder rekam medis pasien OA tahun 2024. Analisis data menggunakan univariat untuk menganalisis distribusi frekuensi data jenis kelamin, IMT, gambaran kelainan radiologi OA lutut, dan jenis pekerjaan, serta uji bivariat dengan uji statistik korelasi Spearman.
Hasil: Sebagian besar responden OA dengan IMT obesitas (64,47%) dan overweight (23,7%). Gambaran radiologi OA lutut terbanyak adalah grade 4 (44,7%) dan grade 3 (38,2%). Individu obesitas paling banyak ditemukan pada grade 3 (31,58%) dan grade 4 (26,32%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dan gambaran kelainan radiologi OA (p>0,05).
Kesimpulan : Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan gambaran kelainan radiologi OA lutut.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.24167/jpb.v4i2.15227
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Pranata Biomedika | e-ISSN : 2828-1233




