PROFIL ASOSIASI TINGKAT STRES DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PESERTA PROLANIS PUSKESMAS KOTA SEMARANG
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Diabetes dan hipertensi menjadi PTM yang paling umum dijumpai pada lansia di puskesmas. Lansia dengan PTM rentan mengalami stres yang dapat mempengaruhi kadar glukosa darah puasa. Prolanis bertujuan mendukung pengelolaan penyakit kronis dan kualitas hidup lansia melalui edukasi, pemantauan kesehatan, konsultasi dan aktivitas fisik.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Puskesmas Ngaliyan, dan Puskesmas Purwoyoso.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Ngaliyan, dan Purwoyoso yang dipilih melalui purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 dan kadar glukosa darah puasa dicatat dari pemeriksaan rutin. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel.
Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Ngaliyan, dan Purwoyoso. Semakin tinggi tingkat stres, semakin tinggi pula kadar glukosa darah puasa.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.24167/jpb.v4i1.15221
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Pranata Biomedika | e-ISSN : 2828-1233




