Perubahan Lingkungan dan Tata Ruang Rumah Tinggal di Desa Wisata Kandri

Loretta Ernadia, Titin Woro Murtini, R. Siti Rukayah

Abstract


Alih fungsi lahan akan mempengaruhi unsur lain pada permukiman, dalam lingkungan maupun dalam skala yang yang lebih kecil yaitu rumah tinggal. Waduk Jatibarang dibangun sebagai upaya Pemerintah untuk mengatasi banjir di Kota Semarang, persediaan air baku, pembangkit listrik, dan manfaat lainnya. Setelah selesai dibangun, Waduk Jatibarang dan Goa Kreo menjadi destinasi wisata yang diminati. Pada tahun 2013 Desa Kandri ditetapkan sebagai desa wisata oleh Pemerintah.Sebagai respon masyarakat terhadap perubahan ini, pada desa wisata ini muncul rumah usaha sebagai fasilitas pendukung wisata, ada yang menyediakan sarana akomodasi, home industry yang memproduksi olahan kuliner tradisional, atau pun warung makan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi dengan adanya alih fungsi lahan menjadi destinasi wisata pada lingkungan dan rumah tinggal di Desa Wisata Kandri dan apa saja faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pemilihan unit amatan secara purposive. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa alih fungsi suatu lahan akan mempengaruhi dibangunnya kelengkapan guna lahan tersebut di sekitarnya untuk meningkatkan nilai kawasan secara umum dan rumah usaha di Desa Wisata Kandri memiliki tipe yang berbeda bergantung pada luas lahan, ketersediaan dana, serta jenis usahanya.

Save to Mendeley



Keywords


Perubahan, lingkungan, tata ruang rumah tinggal

Full Text:

download PDF

References


Bukit, Elya Santa, Himasari Hanan, Arif Sarwo Wibowo. “Aplikasi Metode N. J. Habraken pada Studi Transformasi Permukiman Tradisional”, Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia. Vol. 1, No. 1, Halaman 51-63.

Faisal, Gun, dan Dimas Wihardyanto. 2014. “Studi Tata Ruang Rumah Tinggal Suku Talang Mamak”, Jurnal Tesa. Vol. 12, No. 2.

Fandeli, Chafid. 2002. Perencanaan Kepariwisataan Alam. Jogjakarta : Universitas Gajah Mada.

Frick, Heinz dan Petra Widmer. 2006. Membangun, Membentuk, Menghuni. Yogyakarta : Kanisius.

Haryadi, B. Setiawan. 2014. Arsitektur, Lingkungan, dan Perilaku. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Osman, Wiwik Wahidah dan Samsuddin Amin. 2012. “Rumah Produktif : Sebagai Tempat Tinggal dan Tempat Bekerja di Permukiman Komunitas Pengrajin Emas”, Prosiding. Vol. 6.

Putri, Trisna Eka, I. A., dan N. M. Ariani. “Penerapan Sadar Wisata dan Penguatan Citra Wisata Melalui Penanaman Tanaman Upakara di Kerambitan Kab.Tabanan”, Udayana Mengabdi. Vol. 10, No. 2, Halaman 90-94.

Yunus, Hadi Sabari. 2014. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.24167/tes.v15i1.1006

DOI (download PDF): https://doi.org/10.24167/tes.v15i1.1006.g724

ISSN cetak 1410-6094 | ISSN online 2460-6367 | TERAKREDITASI : 2/E/KPT/2015 View My Stats