PERILAKU PROSOSIAL PADA MAHASISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN TIPE KEPRIBADIAN

Sarah Renata, Linggarjati Novi Parmitasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh jenis kelamin dan tipe kepribadian pada perilaku prososial mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Dari hasil uji anava dua jalur, didapat hasil bahwa tidak ada perbedaan antara perilaku prososial pada mahasiswa berdasar jenis kelamin dan tipe kepribadian, dimana F=0.971 dan P>0.05. Pada perbedaan jenis kelamin mahasiswa didapat hasil F=6.144 dan P<0.05, dimana mean untuk laki-laki adalah 74.21 dan mean perempuan adalah 79.54, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan secara signifikan antara perilaku prososial mahasiwa laki-laki dan perempuan, dimana mahasiswa perempuan lebih tinggi perilaku prososialnya dibandingkan dengan mahasiswa laki-laki. Sedangkan pada perbedaan tipe kepribadian mahasiswa didapat hasil F=0.006 dan P>0.05, dimana mean untuk tipe kepribadian A adalah 77.04 dan mean tipe kepribadian B adalah 76.92, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan perilaku prososial pada mahasiswa ditinjau dari tipe kepribadian.

Save to Mendeley



Keywords


prososial, mahasiswa, jenis kelamin, tipe kepribadian A dan B

Full Text:

PDF

References


Arwanti, C. 1996. Perilaku Prososial Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata (tidak diterbitkan).

Baskorowati, E. 1987. Studi Perbedaan Tingkat Stress Kerja, Prestasi Kerja dan Kepuasan Kerja pada Kepribadian Tipe A dan Tipe B pada karyawan menengah PT. Perkebunan XXI-XXII dan XXIV-XXV (persero) di Surabaya. Jurnal Psikologi. No.1. (5-10).

Budiman, A. 1985. Pembagian Kerja Secara Seksual. Jakarta: PT.Gramedia.

Dagun, S.M. 1992. Maskulin dan Feminim: Perbedaan Pria Wanita dalam Fisiologi, Psikologi, Seksual, Karier, dan Masa Depan. Jakarta: Rineka Cipta.

Ekalitani, Yuria. 2005. Prestasi Kerja pada Agen Asuransi ditinjau dari Gaya Negosisasi&Tipe Kepribadian. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata (tidak diterbitkan).

Erickson, E.H. 1968. Childhood and Society. New York: WW Norton Company, Inc.

Fromm, E. 1987. Memiliki dan Menjadi: Tentang Dua Modus Eksistensi. Jakarta: LP3ES.

Heranari, H. 1999. Perilaku Prososial Remaja yang Bertempat Tinggal di Rumah Susun ditinjau dari Taraf Kesesakan dan Jenis Kelamin. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi UniversitasKatolik Soegijapranata (tidak diterbitkan).

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1989. Jakarta: Balai Pustaka.

Mahmud, H.R. 2003. Hubungan Antara Gaya Pengasuhan Orang Tua dengan Tingkah Laku Prososial Anak. Jurnal Psikologi. Vol.11, No.1, Maret 2003 (1-10).

Mussen, P.H. 1989. Perkembangan dan Kepribadian Anak. Alih Bahasa: Budiyanto.F.X., Widiyanto E., Gayati A. Jakarta:Arcan. Edisi Enam.

Peck, J.C 1991.Wanita dan Keluarga: Kepenuhan Jati Diri dalam Perkawinan dan Keluarga. Yogyakarta: Kanisius.

Sarwono, S.W. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Sears, D.O., dkk. 1994. Psikologi Sosial: Jilid 2. Alih Bahasa: Michael Adryanto. Jakarta:Erlangga.

Simanjutak, B. 1984. Psikologi Remaja. Bandung: Tarsito.

Smett, B. 1994. Psikologi Kesehatan. Jakarta: PT Gramedia Widia Sarana

Indonesia.Soelaiman, M.1996. Dinamika Mayarakat Transisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tambunan, S.M. dan Retnaningsih. 2007. Peran Kualitas Attachment, Usia, dan Jender pada Perilaku Prososial. Jurnal Penelitian Psikologi. Vol.12, No.1, Juni 2007 (120-129).

Tarmudji. 1991. Aspek Dasar Kehidupan Sosial. Yogyakarta: Liberty.




Print ISSN : 1411-6073 | online ISSN : 2579-6321 www.reliablecounter.com
song mixer online