HUBUNGAN ANTARA HUKUMAN DENGAN HARGA DIRI PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Mercy Brigitha Kristiyanto, Praharesti Eriany

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hukuman dengan harga diri pada siswa sekolah dasar. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu Ada hubungan negatif antara hukuman yang diterima dengan harga diri pada siswa sekolah dasar. Semakin sering hukuman diterima anak maka semakin rendah harga diri pada siswa sekolah dasar. Sebaliknya, semakin jarang hukuman diterima anak, maka semakin tinggi harga diri siswa sekolah dasar. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Kanisius Tlogosari Kulon Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan skala pada masing-masing variabel. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Carl Pearson. Hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi rxy = -0,274 dengan p < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara hukuman yang diterima dengan harga diri. Semakin sering anak menerima hukuman, maka semakin rendah harga diri. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima

Keywords


Hukuman, Harga Diri

Full Text:

PDF

References


Baron, R. A. dan Byrne, D. 2004. Psikologi Sosial: Jilid I. Alih Bahasa: Ratna Djuwita. Jakarta: Erlangga. (Edisi Kesepuluh).

Coon, D. dan Mitterer, J. O. 2009. Psychology A Journey. Farmington Hills: Cengange Learning, Inc.

Creemers, B. P. M. dan Reezight, G. J. 2005. The Role of School and Classroom Climate in Elementary School Learning Environment. Dalam H. Jerome Freiberg (Eds) School Climate. Philadephia: Falmer Press.

Ember, C. R. dan Ember, M. 2005. Explaining Corporal Punishment of Children: A Cross-Cultural Study. Journal of American Anthropologist. California: American Anthropological Association. Vol. 107. No. 4 (609-619).

Grogan-Kaylor, A. 2004. The Effect of Corporal Punishment on Antisocial Behavior in Children. Social Work Research. Vol. 28. No. 3 (153-162).

Gunarsa, S. D. 2008. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Gunawan, A. W. dan Setyono A. 2006. Manage Your Mind For Success. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Tama.

Lichtman, L. J. 2011. A Practical Guide for Raising a Self-Directed and Caring Child. Bloomington: iUniverse.

McKay, M. dan Fanning, P. 2008. Self Esteem. Sydney: Accessible Publishing Systems PTY, Ltd.

Paijo, D. 2009. Harga Diri. http://dannypaijo.blogspot.com/2009/03/harga-diri.html (26 Juni 2013).

Santrock, J. W. 2002. Life Span Development: Jilid I. Alih Bahasa: Juda Damanik dan Achmad Chusairi. Jakarta: Erlangga. (Edisi Kelima).

Sarwono, S. W. dan Meinarno, E. A. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Soetjiningsih, C. H. 2012. Perkembangan Anak Sejak Pertumbuhan Sampai Dengan Kanak-Kanak Akhir. Jakarta: Prenada.

Suherman. 2012. Pemberian Hukuman dan Ganjaran Kepada Peserta Didik. http://www.google.co.id/HUKUMAN_DAN_GANJARAN.pdf (17 Januari 2013).

Vivi. 2012. Disiplin Untuk Anak Usia 0-12Tahun. http://belajarbarengkiddos.blogspot.com/ 2012/11/disiplin-untuk-anak-usia-0-12-tahun.html (11 Januari 2013)




DOI: https://doi.org/10.24167/psiko.v13i2.265

Print ISSN : 1411-6073 | online ISSN : 2579-6321 View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.