Critical Legal Studies: Posisi Teori dan Kritik

Donny Danardono

Abstract


Tulisan ini membahas Critical Legal Studies sebagai sebuah studi kritis terhadap hukum yang menentang mazab formalisme hukum. Sebagai sebuah studi kritis, Critical Legal Studies tak hanya menampung pemikiran-pemikiran hukum yang marxis, tapi juga liberal-radikal dan postmodernisme. Tulisan ini juga membahas kritik mendasar teori hukum-komunikasi dari Jgen Habermas terhadap Critical Legal Studies dan kemudian kritik mendasar feminisme terhadap Jgen Habermas. Tulisan ini ditutup dengan pemikiran Carol Smart yang membarui argumentasi Critical Legal Studies

Save to Mendeley



Keywords



Full Text:

PDF

References


Deflem, Mathieu, 1996, Introduction: Law in Habermass Theory of Communicative Action dalam Mathieu Deflem (ed.), Habermas, Modernity and Law, London, Sage Publications.

Fleming, Marie, 1995, Women and the Public Use of Reason dalam Johanna Meehan, Feminists Read Habermas: Gendering the Subject of Discourse, London, Routledge

Habermas, Jrgen Habermas, 1996, Between Facts and Norms: Contribution to a Discourse Theory of Law and Democracy, New York, Polity Press.

Ifdhal Kasim, 1999, Berkenalan dengan Critical Legal Studies: Kata Pengantar buku Roberto M. Unger, Gerakan Studi Hukum Kritis, Jakarta, ELSAM.

Kelly, J.M., 1993, A Short History of Western Legal Theory, Oxford, Clarendon Press.

Lloyd, Dennis, 1973, The Idea of Law, Middlesex, Penguin Books.

Nicholas K. Blomley, Nicholas K., 1994, Law, Space, and the Geographies of Power, New York, The Guilford Press.

Smart, Carol, 1989, Feminism and the Power of Law, London, Routledge


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats