KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN MANAJEMEN LABA

Ardiana Luthvita Sari,


Abstract

Abstract
This study examines the effect of audit committee expertise, audit committee meeting frequency, audit committee size, commissioner board expertise, board composition, firm size, leverage, auditor reputation, to earnings management. Earnings management is the selection of accounting policies by managers for personal purposes at the expense of shareholders' interests. This study predicts the better the audit committee skills the lower the earnings management. The more often the audit committee holds the frequency of meetings, the less profit management. The larger the audit committee size the lower the earnings management. The more the board of commissioners the lower the profit management. The more members of the board composition the lower the earnings management. The more sizes the higher the profit management. The higher the leverage the higher the profit management. The reputation of the auditor negatively affects earnings management. The results showed that: 1) There was a significant positive influence between Audit Committee Skills on earnings management. 2) Frequency Audit Committee meetings have a significant negative effect on earnings management. 3) The size of Audit Committee has a significant negative effect on earnings management. 4) The Board of Commissioners' expertise has a significant negative effect on earnings management. 5) The composition of the Board of Commissioners has a significant positive effect on earnings management. 6) Size (Size Company) have a significant effect on earnings management. 7) DER (Leverage) has no significant effect on earnings management. 8) Reputation Auditors have no significant effect on earnings management.

Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh keahlian komite audit, frekwensi rapat komite audit, ukuran komite audit, keahlian dewan komisaris, komposisi dewan komisaris, ukuran perusahaan, leverage, reputasi auditor, terhadap manajemen laba. Manajemen laba merupakan pemilihan kebijakan akuntansi oleh manajer untuk tujuan pribadi dengan mengorbankan kepentingan pemegang saham. Penelitian ini memprediksi semakin baik keahlian komite audit semakin rendah manajemen laba. Semakin sering komite audit mengadakan frekuensi rapat maka semakin menurun manajemen laba. Semakin besar ukuran komite audit maka semakin rendah manajemen laba. Semakin ahli dewan komisaris maka semakin rendah manajemen laba. Semakin banyak anggota komposisi dewan komisaris maka semakin rendah manajemen laba. Semakin bersar ukuran maka semakin tinggi manajemen laba. Semakin tinggi leverage maka semakin tinggi manajemen laba. Reputasi auditor berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif signifikan antara Keahlian Komite audit terhadap manajemen laba. 2) Frekuensi Rapat komite audit berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba. 3) Ukuran Komite Audit berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba. 4) Keahlian Dewan Komisaris berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba. 5) Komposisi Dewan Komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. 6) Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. 7) DER (Leverage) tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. 8) Reputasi Auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.

Save to Mendeley



Keywords

Audit committee, auditor reputation, board of commissioners, firm size.

Full Text:

PDF

References

Bryan, D., Liu, M. H. C., dan Tiras, S. L,. January 2004. The Influence of Independent and Effective Audit Committees on Earnings Qualityā€¯, Working Papers.

Butar Butar, S. 2007. Modul Statistik dan Aplikasi SPSS. Semarang: Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

Butar Butar, S. 2012. Peluang Riset Akuntansi Berbasis Akrual Di Indonesia. Jurnal Online Universitas Udayana 7: 1-12.

Butar Butar, S. 2014. Implikasi Regulasi Pasar Modal Terhadap Motif Manajemen Laba: Pengujian Berbasis Teori Pensinyalan. Jurnal Akuntansi Keuangan Indonesia 11 (1): 99-119

Butar Butar, S. 2016. Merger Auditor dan Kualitas Audit: Bukti Empiris Dari Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis 17 (2): 107-128

Carcello, J. V. dan Neal, T. L,. Oktober 2000. Audit Committee Compositian and Auditor Reporting. The Accounting Review, 75 (4).

Carolina dan Januarti, 2005. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Perataan Laba (Income Smoothing) pada Perusahaan-Perusahaan Go Public. Jurnal Akuntansi dan Keuangan 7 (2):148-161.

Choi, S dan Jeter, C.D. 1990. The Effect of Qualifield Audit Opinions on Earnings Response Coefficients. Journal of Accounting and Economics 15, hal 229-247.

Fidyati. 2004. Pengaruh Corporate Governance terhadap Earning Management pada Perusahaan SEO. Jurnal Ekonomi dan Akuntansi 2 (1).

Gurai dan Herawati. 2010. Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, Independensi Auditor, Kualitas Audit dan Faktor Lainnya terhadap Manajemen Laba. Jurnal Bisnis dan Akuntansi 12 (1).

Halim, J., C. Meiden dan R. L. Lumban Tobing. 2005. Pengaruh Manajemen Laba pada Tingkat Pengungkapan Laboran Keuangan pada Perusahan Manufaktur yang Termasuk dalam Indeks LQ-45. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) VII. Solo.

Jensen, M. and W. Meckling. 1976. Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency, and Ownership Structure. Journal of Financial Economics 3 (2): 305-360.

Klien, A. 2002. Audit Committee, Board of Director Caracteristics and Earnings Managemen. Journal Accounting and Economics 33: 375-400.

Meutia. 2004. Pengaruh independensi auditor terhadap manajemen laba untuk. KAP big 5 dan non big 5. Jurnal riset akuntansi indonesia 7(3).

Midiastuty, P., dan M. Machfoedz. 2003. Analisis Hubungan Mekanisme Corporate Governance dan Indikasi Manajemen Laba. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) VI, Surabaya.

Prastiti, A dan W. Meiranto. 2013. Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Dan Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. Diponegoro Journal Of Accounting 2 (4).

Putri, D.M., dan H. Laksito. 2011. Pengaruh Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2007-2009). Skripsi. Universitas Diponegoro.

Saldo dan Z. Baridwan. 2000. Peran dan Fungsi Komisaris Independen dan Komite Audit. Makalah seminar Konvensi Nasional Akuntansi IV. 6-7 September Jakarta.

Scott, W. R. 2000. Financial Accounting Theory. International Edition. New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Sefiana, E. 2009. Pengaruh Penerapan Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Perbankan Yang Telah Go Public Di BEI. Skripsi. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma.

Siregar dan Utama. 2005. Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, dan Praktik Corporate Governance terhadap Pengelolaan Laba (Earnings Management). SNA VIII, Solo.

Utami dan Rahmawati. 2008. Pengaruh Komposisi Dewan Komisaris dan Keberadaan Komite Audit terhadap aktivitas Manajemen Laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. SKEN Veteran, Yogyakarta.

Wedari, L. K. 2004. Analisis Pengaruh Proporsi Dewan Komisaris dan Keberadan Komite Audit terhadap Aktivitas Manajemen Laba. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) VI, IAI, Denpasar.

Widyaningdyah, A. U. 2001. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Earnings Management Pada Perusahaan Go Public di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan 3 (2): 89-101. Xie, B., W. N Davidson III., dan P. Dadalt. 2003. Earnings Management and Corporate Governance: The Role of Board and the Audit Committee. Journal of Corporate Finance. 9 (3): 295-316.

Article Metrics

Abstract : 14 times
PDF : 4 times



Print ISSN : 1412-775X | online ISSN : 2541-5204 View My Stats