Hubungan Antara Differential Settlement Dengan Kekuatan Elemen Struktur Balok Dan Kolom (Studi Kasus Hotel Sleeper Space Semarang)

Eric Hansen Irawan, Hermawan Hermawan, Budi Setiyadi

Abstract


Dalam sebuah perencanaan gedung, perencanaan struktur merupakan unsur terpenting agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan konstruksi, seperti penurunan bangunan. Beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya penurunan, yaitu: kondisi tanah, berat bangunan, kesalahan perencanaan, dan tingkat muka air tanah. Penelitian dengan judul ‘Hubungan Differential Settlement Dengan Kekuatan Elemen Struktur Balok dan Kolom (Studi Kasus Hotel Sleeper Space Semarang)’, bertujuan agar perencanaan komponen struktur mampu menahan terjadinya penurunan. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak ETABS 2018 v18.0.2. Penelitian dimulai dengan menentukan gedung yang akan diteliti, analisa penurunan bangunan menggunakan bantuan perangkat lunak ETABS 2018 v18.0.2, menggunakan 5 variabel penurunan dalam centimeter, dan pada akhirnya didapatkan besaran momen pada balok dan kolom untuk menentukan kemampuan Hotel Sleeper Space Semarang apabila mengalami penurunan.

Keywords


differential settlement, gedung, kekuatan struktur

References


Arfiadi, Y. (2016): Diagram interaksi perancangan kolom dengan tulangan pada empat sisi berdasarkan SNI 2847:2013 dan ACI 318M-11.https://www.researchgate.net/publication/313579682_DIAGRAM_INTERAKSI_PERANCANGAN_KOLOM_DENGAN_TULANGAN_PADA_EMPAT_SISI_BERDASARKAN_SNI_28472013_DAN_ACI_318M-11. Diakses pada 20 Januari 2021, Pukul 15.00 WIB

Bella, M.T. dan Latif, O.D. (2014). Analisis settlement konstruksi sarang laba-laba proyek pembangunan Gedung BNI 46 Jalan Dr.Cipto Semarang dengan perkuatan minipile beton menggunakan software plaxis versi 8.2. http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/72151. Diakses pada 06 Desember 2020, Pukul 14.16 WIB

Hadi, S. (1993): Statistik, Jilid I. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi, Universitas Gajahmada. https://books.google.co.id/books?id=h2WJuYW79sIC&printsec=frontcover&dq=inauthor:%22Prof.Drs.+Sutrisno+Hadi,+MA%22&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwjXndv_zfruAhW8IbcAHWynB28Q6AEwAHoECAAQAg#v=onepage&q&f=false.Diakses pada tanggal 21 Februari 2021, Pukul 15.00 WIB.

Kusuma, S. (2017): Pengenalan dasar program ETABS. https://docplayer.info/55964588-Pengenalan-dasar-program-etabs.html#:~:text=1%20PENGENALAN%20DASAR%20PROGRAM%20ETABS,Barkeley%2C%20California%2C%20Amerika%20Serikat.Diakses pada 28 November 2020, Pukul 09.42 WIB.

Lastiasih, Y. dan Mochtar, B.I. (2008). Usulan

metoda perhitungan interaktif struktur pondasi di

atas tanah lunak dengan menyertakan pengaruh

penurunan konsolidasi jangka panjang. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkts/article/view/3691. Diakses pada 02 Oktober, Pukul 09.42 WIB.

McCormac, C.J. (2003): Desain beton bertulang

edisi kelima. Jakarta: Erlangga

Pranoto, Y. dan Setiabudi, R. (2017): Evaluasi penurunan gedung dan metode perbaikannya (studi kasus: kantor pos Balikpapan). https://media.neliti.com/media/publications/177026-ID-evaluasi penurunan-gedung-dan-metode-per.pdf. Jurnal 06. Diakses pada 01 Oktober, pukul 12.45 WIB.

Wibisono, K. (2009):Hasil audit gedung BNI Semarang diserahkan ke Kejati. https://www.antaranews.com/berita/2061/hasil-audit-gedung-bni-semarang-diserahkan-ke-kejati. Diakses pada 06 Desember 2020, Pukul 14.16 WIB

Zuhri. (2011): Perancangan struktur gedung kampus di kota Palembang Sumatera Selatan. Tugas Akhir Program Studi Teknik Sipil. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Halaman 30. http://e-journal.uajy.ac.id/10520/. Diakses pada 03 Desember 2020, Pukul 19.13 WIB.




DOI: https://doi.org/10.24167/gsmart.v5i1.3181

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats