Analisis Tinggi Muka Air Daerah Genangan Banjir Rob Sungai Banjirkanal Barat Bagian Hilir Menggunakan Software HEC-RAS

Rahmat Harta, Prambudi Terrano, Budi Santosa

Abstract


Banjir merupakan bencana alam yang sejatinya dapat diminimalisir dampaknya ataupun bisa dihindari jika tahu sumber permasalahannya. Kenaikan debit banjir sebagian besar dipengaruhi oleh adanya perubahan tata guna lahan pada Daerah Aliran Sungai (DAS), dan bentuk profil sungai yang tidak dapat menampung debit banjir yang terjadi disetiap periodenya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui luas genangan yang terjadi akibat limpasan dari sungai banjirkanal barat pada daerah yang tergenang rob, serta memberikan solusi alternatif mengatasi dan meminimalisir terjadinya banjir. Data yang diperlukan berupa data curah hujan harian dari tahun 2005 – 2017 di lima stasiun hujan, yaitu Stasiun Madukoro, Stasiun Simongan, Stasiun Kalisari, Stasiun Gunungpati, dan Stasiun Sumur Jurang. Hasil dari penelitian ini adalah luas area genangan periode ulang 2 tahunan sebesar 1.461.331 m2 dan tinggi muka air banjir antara 1,17 m sampai 4,52 m. Luas area genangan periode ulang 5 tahunan sebesar 1.841.309 m2 dan tinggi muka air banjir antara 1,67 m sampai 4,8 m. Luas area genangan periode ulang 10 tahunan sebesar 2.455.585 m2 dan tinggi muka air banjir antara 2,01 m sampai 5,01 m. Luas area genangan periode ulang 25 tahunan sebesar 2.681.935 m2 dan tinggi muka air banjir antara 2,32 m sampai 5,2 m. Luas area genangan periode ulang 50 tahunan sebesar 3.579.047 m2 dan tinggi muka air banjir antara 2,47 m sampai 5,28 m. Luas area genangan periode ulang 100 tahunan sebesar 5.131.457 m2 dan tinggi muka air banjir antara 2,56 m sampai 5,34 m. Dari permodelan tersebut dapat diketahui pada bagian mana yang terjadi limpasan. Maka dari itu dilakukan solusi altermatif berupa normalisasi sungai.

Keywords


Daerah Aliran Sungai (DAS), HEC-HMS, HEC-RAS, Luas Genangan

References


Astuti, Sri. 2009. Reklamasi Tipologi Bangunan dan Kawasan Akibat Pengaruh Kenaikan Muka Air Laut di Kota Pantai Semarang. Departemen Kimpraswil. Bandung.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2006. Banjir. Jakarta: http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=13010400004&id=buku-banjir-2006. Diakses pada tanggal 10 Mei 2018.

Istiarto. 2014. Modul Pelatihan Simulasi Aliran 1-Dimensi Dengan Bantuan Paket Program Hidrodinamika HEC-RAS. Universitas Gadjah Mada.

Soemarto, CD. 1999. Hidrologi Teknik. Jakarta : Erlangga.

Soewarno. 1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statistik Jilid 1. Bandung: Nova.

Sunarto. 2003. Geomorfologi Pantai. Dinamika Pantai. Fakultas Geografi UGM. Yogyakarta.

Suripin. 2004. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Andi Offset. Yogyakarta.

Triatmodjo, B. 2010. Hidrologi Terapan. Yogyakarta : Beta Offset.




DOI: https://doi.org/10.24167/gsmart.v4i1.1940

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats